Di era digital yang serba cepat ini, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Namun, seringkali teknologi justru menjauhkan kita dari ibadah dan nilai-nilai spiritual. Bagaimana jika kita bisa membalikkan keadaan ini? Bagaimana jika teknologi justru menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT?
Dalam artikel ini, saya akan berbagi pengalaman membangun aplikasi "Jadwal Sholat WhatsApp Notifier" menggunakan Google Apps Script dan WhatsApp API. Aplikasi sederhana namun bermanfaat ini mengirimkan jadwal sholat harian secara otomatis melalui WhatsApp, membantu kita dan jamaah untuk tidak melewatkan waktu sholat.
Ide pembuatan aplikasi ini bermula dari pengamatan sederhana: banyak dari kita yang terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga lupa waktu sholat. Meskipun ada banyak aplikasi pengingat sholat di smartphone, notifikasi aplikasi seringkali terabaikan di tengah banyaknya notifikasi lain.
WhatsApp, di sisi lain, adalah aplikasi yang hampir selalu kita perhatikan notifikasinya. Dari sinilah muncul ide: bagaimana jika jadwal sholat dikirimkan melalui WhatsApp? Pesan akan lebih mudah diperhatikan, dan format teks yang fleksibel memungkinkan penyampaian informasi yang lebih kaya dan menarik.
Untuk mewujudkan ide ini, saya memilih teknologi yang relatif mudah dan terjangkau:
Kombinasi teknologi ini memungkinkan pembuatan aplikasi tanpa biaya server (serverless) dan dengan pengetahuan pemrograman yang relatif minimal.
Aplikasi "Jadwal Sholat WhatsApp Notifier" bekerja dengan alur sebagai berikut:
Dengan arsitektur sederhana ini, aplikasi dapat melayani puluhan bahkan ratusan penerima dengan mudah.
Langkah pertama adalah menyiapkan Google Sheets dengan tiga sheet utama:
Untuk mendapatkan jadwal sholat, kita menggunakan API Jadwal Sholat dengan endpoint:
https://script.google.com/macros/s/AKfycbx8CtuEFQrYxM5sF2pZYvjrcIQa4Mj25lO6BUVqFHrhURw05bg06dBtpeYtvax5NIi1/exec?kota={nama_kota}
API ini mengembalikan data dalam format JSON yang berisi jadwal sholat harian untuk kota yang ditentukan.
Agar pesan jadwal sholat lebih menarik dan informatif, kita menyusun format pesan dengan menambahkan:
Untuk mengirim pesan, kita menggunakan WhatsApp API dari Kirim.WA dengan endpoint:
https://mpedia-wa-gateway/send-message
Parameter yang dibutuhkan adalah:
Terakhir, kita mengatur trigger otomatis agar script berjalan setiap menit untuk memeriksa apakah sudah waktunya mengirim pesan jadwal sholat.
Aplikasi "Jadwal Sholat WhatsApp Notifier" memberikan beberapa manfaat signifikan:
Dalam pengembangan aplikasi ini, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi:
Aplikasi ini masih memiliki banyak potensi pengembangan, di antaranya:
Aplikasi "Jadwal Sholat WhatsApp Notifier" adalah contoh nyata bagaimana teknologi dapat dioptimalkan untuk kepentingan ibadah. Dengan memanfaatkan Google Apps Script dan WhatsApp API, kita dapat menciptakan solusi sederhana namun berdampak untuk membantu diri sendiri dan komunitas dalam menjaga kedisiplinan sholat.
Proyek open source ini juga menunjukkan bahwa karya teknologi dapat menjadi bentuk sedekah jariyah, di mana manfaatnya akan terus mengalir selama digunakan oleh orang lain. Semoga proyek ini menginspirasi lebih banyak pengembang untuk menciptakan teknologi yang memberi manfaat spiritual dan sosial.
Jika Anda tertarik untuk menggunakan atau berkontribusi pada proyek ini, silakan kunjungi repository GitHub. Mari bersama-sama menjadikan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan ketaatan kita kepada Allah SWT.
"Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Ankabut: 45)