Catatan Harian Mas Andri

Silahkan digunakan dengan bijaksana

back

review kungfu selling #2

23 April 2018 || 22:01:30 WIB || ClassyID

Bismillah...

Kita mulai ya
Setelah kita kemarin belajar Prinsip Kungfu Selling #1, kita lanjut prinsip kungfu selling yang kedua  Latihan 1 : 10000

Dalam kungfu latihan hal yang sangat menentukan skill mereka.  Semua peserta wajib latihan, baik sesuai jadwal dan diluar jadwal.
Biasanya mereka diajarkan untuk belajar 1 jurus, latihan berkali-kali.  Bukan latihan 1 kali, belajar banyak jurus.


Itu sebannya bruce lee pernah berkata: saya tidak takut dengan orang belajar 10000 tendangan kalau latihannya 1x. Tetapi saya takut, jika orang belajar 1 tendangan dengan 100.000 kali latihan.


Coba anda ke pasar tradisional, mereka dari dulu, kata-katanya itu saja, atau mungkin anda juga melakukannya.


Saya melihat, semakin hari, semakin mereka tahu timing menggunakan kata-kata itu, sehingga sekalipun saya berkelit dengan skill saya, mereka tetap berhasil closing. Kata-kata mereka itu aja mungkin tiap hari, sampai sdh ngak pakai mikir, sudah otomatis aja...Dari pengalaman 5 tahun belajar online, ada banyak kasus saya temukan, orang belajar, tapi ngak latihan menggunakan..
Dari mana saya tahu?

Pertama belajar masih semangat dan sigfikan prakteknya, maklum masih bisa nirulah...tetapi sesudah itu actionnya dah turun, semangat juga turun...

Seharusnya, makin naik, makin semangat, jangan baru coba 2 atau 3 kali langsung menyerah, tetapi cobalah berkali-kali dengan cara yang berbeda....Ilmu yang anda pelajari selama ini, jangan cepat2 dilupakan, tetapi harus di modifikasi, lakukan selalu dengan cara berbeda...

Bagaimana memodifikasi?
 Ya kembali kepada prinsip yang pertama, murid sejati, ya sejatinya belajar lagi, dan belajar lagi


Sederhananya: belajar 1 jurus selling, latihannya 10.000 kali.


Apakah hanya 1? Bisa lebih yang penting asah terus skillnya, biar anda jadi ahli, professional, bahkan sampai masterpiece anda.

Jadi, Tujuan dari prinsip ini adalah supaya bisa menjalan kekuatan external dan internal secara seimbang, sehingga ketika action, bisa tampil sebagai pemenang...
Skill External tujuannya memperbesar peluang closing...

Sedangkan skill internal, percepatan closing

Next.. prinsip yg ketiga
3. Kekuatan external dan Internal.


Kekuatan External adalah kekuatan yang tampak diluar seperti kekuatan pukulan dan tendangan.

Kekuatan external sangat dipengaruhi, bagaimana orang latihan secara fisik. Itulah pentingnya prinsip 1:10.000

Kekuatan internal, sering juga dikenal dengan Tai Chi (atau tenaga dalam) biasanya diperoleh dengan meditasi..

Untuk mendukung internal, biasanya jurus-jurus yang diajarkan harus dilatih, sehingga Tai Chinya, akan singkron dengan jurus yang dipakai...
 Well kita bukan belajar kungfu secara fisik, tetapi prinsip saja..


Kekuatan eksternal dalam selling, saya kategorikan seperti  penampilan, ilmu selling, teknik closing, dan ilmu yang berkaitan dengan selling


Sedangkan internal, saya ngak mengajarkan tenaga dalam. Seperti yang anda lihat di TV.

Saya lebih menekankan, energy positif yang bisa kita hasilkan dalam diri kita..
Kalau secara ilmiah.. bisa melalui: LOA, Vibrasi, Affirmasi, atau ilmu sejenisnya..


Kalau secara riligius,  melalui Doa dan Iman. 


Yang jelas, murni ngak ada ilmu gaib, mantra, atau pelet... saya ngak ajarkan, karena saya juga tidak tahu...
Secara internal yang selama ini saya pakai adalah

Low of Atraction

Vibrasi

Affirmasi

Doa

Iman...

Tapi dalam kungfu selling, saya akan lebih bicara: Loa, Vibrasi, Dan Affirmasi...

Kalau soal doa dan iman, biarlah anda belajar dari orang yang kompeten dibidang itu
Berikutnya, prinsip yang keempat
Prinsip yg ke 4 yaitu Mengenal kekuatan dan kelemahan lawan
Dari beberapa martial art yang saya pelajari (teorinya), kungfu memiliki keunikan tersendiri...


Sekalipun sesungguhnya kelihatan pertarungan fisik, tetapi pertarungan dalam pikiran dululah sebelumnya terjadi


Salah satu hal yang penting dalam Kungfu adalah membaca pikiran bahkan bisa mengendalikan, salah satu tekniknya, ya mengizin lawan menyerang dulu sambil melihat kelemahannya, kemudian, menyerang.
Ketika menyerang maka lawannya dibuat dibawah tekanan, sehingga sebisa mungkin pikirannya dibuat kalah dulu, sampai akhirnya kalah secara fisik...


Kalau dihubungkan dengan #KungfuSelling maka kita harus mengusai Peta Pikiran (Istilah Inggrisnya: Mind Map). Pendekatannya secara psikologi.
Secara Ada 7 Peta Pikiran yang biasa dipakai dalam penjualan. 


1. Amoral.

Pikiran ini hanya dimiliki ketika bayi. Pikiran pada tahap ini sedang berkembang, ngak memikirkan baik atau buruk.

 2. Egois
Dalam pekembangan, perkembangam berikutnya, adalah pekembangan Ego, biasa mau menguasai, apa saja yang dilihat, kalau bisa jadi miliknya. "ini mainan saya, ini punya saya", kalau bisa semua milik sendiri.  
Menurut pakar psikologi ego ini 40% dari peta manusia, makanya manusia itu punya ego, alias sering disebut egois.

3. Pleasure
Pada tahap ini, perkembangan pikiran pada tahap mencari kesenangan. 
Kalau anda perhatikan perkembangan anak-anak, pada tahap ini mereka maunya, bermain, jajan cukup, apapun yang diminta diberi, mau jalan-jalan, pokoknya maunya kesenangannya saja kalau ngak diikutin, ngambek, marah, melawan, dsb..

Kesenangan ini 30% dari peta pikiran kita.

Saya yakin anda juga senang, ketika ilmu jualan anda, makin mantap, ya apa YA?
Sebenarnya ini salah satu materi penting dalam #KungfuSelling, saya sengaja bocorkan biar anda juga senang dapat insight baru...
Bedanya, nanti dalam kelas #KungfuSelling ada karakteristik yang penting dengan penjualan. 

Bagi yang sdh daftar dan konfirmasi, santai aja ya, nanti saya beberin full, biar makin mantap jualannya...

4. Autority
Pada tahap ini, biasanya mulai menjejaki, banyak hal, mencari peluang dimana mereka bisa berkuasa, pada masa ini bukan bayi lagi, tepatnya mungkin masa remaja.

Biasanya masih mecari label juga, tentu yang baik-baik, tapi kalau ngak bisa, yang jelek juga mereka senang, yang penting bisa punya kuasa.

 5. Priciples
Pada tahap ini pikiran berkembang membangun prinsip-prinsip, mulai dari apa yang bisa diterima, apa yang bisa ditolak, apa yang baik, apa yang benar. Sudah mulai menciptakan prinsip dalam kehipan sehari-hari. Sudah mulai belajar adil, perhatian, dan berbagi.

 6. Responsible
Pada tahap ini pikiran berkembang lebih dewasa karena sudah mulai mimiliki tanggung jawab karena suda menyadari hukum sebab akibat.

7. Universal pada tahap ini, pikiran suda dewasa, pikiran sudah luas, pikiran sudah melampau peta 1-6.

Note: Perkembangan Peta pikiran ini tergantung setiap orang, ada yang cepat ada juga yang lambat.
 Lanjut kita membahas prinsip ke 5 bertarung secara profesional
Bertarung secara professional artinya harus siap dari segi fisik, mental, siap dari segi ilmu, dan siap mengikuti aturan pertarungan.

Demikian juga dalam penjualan, kita harus profesional.

Jualan secara professional artinya harus siap dari segi fisik, mental, siap dari segi ilmu, dan siap mengikuti aturan jualan.
1. Fisik ya harus kuat, biar jualan semangat dan hasilnya optimal.

2. Mental harus siap, biar ngak grogi atau patah semangat ketika ditolak.

3. Ilmu harus cukup supaya banyak pesediaan, sehingga siap menghadapi segala kondisi lapangan.

4. Ada aturan jualan yang harus kita ikuti, sekalipun banyak secara lisan..


Dengan demikian, anda ngak asal-asal jualan.
Kungfu selling ini kita pakai mulai dari:

1. Funneling

2. Sharing

3. Penawaran

4. Handing Objection

5. Teknik Closing

6. Teknik Follow up.

1. Funneling. 
Adalah kita kumpulkan prospek dari berbagai media. Sebenarnya ini tugas marketing, tapi kadang kita merangkap.

2. Sharing
Sharing itu kita edukasi prospek, biar mereka siap membeli produk kita. Itulah aturan yang sekarang, sharing dulu baru selling.

3. Penawaran
Penawaran yang sulit ditolak adalah, menawarkan solusi yang tepat, kepada orang yang tepat, dengan cara yang tepat dan waktu yang tepat.

4. Handling Objection
Kebayakan gagal closing karena masih ada keberatan pembeli yang belum ditangani dengan baik.

5. Teknik Closing
Teknik closing tahapan ke 5, jadi biar jago teknik closing, kalau 1-4 lemah, hasilnya biasa saja.

6. Teknik Follow up.
Kebayangkan orang gagal follow up, bukan karena calon pembeli, tetapi sales, yang kurang paham teknik follow up.
 Sepintas sama dengan hypnoselling ya?
Salah satu pembeda utamanya adalah kekuatan internal, yang diterapkan dari hulu ke hilir penjualan

Demikian review kungfu selling, saya tidak menyarankan Sahabat untuk ikut ecourse kungfu selling.

Karena di ecourse ini Sahabat akan mempelajari ..

1. Mindset Kungfu Selling bagi seorang penjual?

2. Strategi ATMPMP dalam tenik latihan 1:10.000.

3. Pola-Pola Membangun Kekuatan Internal dan External

4. Mengenal Pembeli dengan Ala Kungfu Selling

5. Mind Mapping dan applikasinya dalam Kungfu Selling

6. Pola penawaran Kungfuselling dalam tulisan (Hypnowriting) dan verbal(HypnoSpeaking)

7. Jurus-Jurus Handeling Objection

8. Jurus-Jurus Closing Mematikan ala kungfu Selling

9.Anda Jurus Follow Up ala Kungfu Selling

10. belajar 8 variasi Hypnowriting.

Materi tambahan seperti: Funneling, Hypnotic Personal Branding

Dahsyat bukan?!
Investasinya, HEMAT sekali!
Hanya Rp 124.500,- hingga tanggal 25 April 2018. Lebih hemat dibandingkan investasi normalnya Rp 499.000,

Belum lagi ada BONUS khusus Anda setelah memutuskan join kelasnya!

Bonus Ebook Ekslusif:
• 50 ide-ide marketing, senilai Rp 255.000
• Persuasive Story Selling, senilai Rp 324.000
• Strategi Meledakan Omset, senilai Rp 334.000
• 21 Laws Persuasive Selling, senilai Rp 378.000
Total BONUS senilai Rp 1.291.000

Jangan daftar ecourse kungfu selling saat ini, kecuali Sahabat menginginkan daftar dengan harga lebih mahal

 

Sumber :  Group Whatsapp Ruang Belajar Online #3