Kematian Raisi: Analisis Geopolitik & Teori Permainan Kekuasaan Iran
Menyajikan sebuah analisis geopolitik mengenai kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter melalui sudut pandang teori permainan. Narasi utamanya mempertimbangkan tiga kemungkinan, yaitu kecelakaan murni akibat cuaca dan peralatan tua, sabotase oleh musuh asing, atau konspirasi dari musuh internal.

Analisis ini memberikan sorotan khusus pada peran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai pihak yang paling diuntungkan jika ingin mempertahankan monopoli kekuasaan dan kebijakan luar negeri yang agresif. Penulis berpendapat bahwa kematian Raisi dapat memuluskan jalan bagi Mostafa Khamenei untuk menjadi Pemimpin Agung berikutnya, yang dipandang lebih mudah dikendalikan oleh militer. Selain itu, teks ini menjelaskan ketegangan antara faksi politisi moderat yang menginginkan stabilitas ekonomi dengan faksi militer radikal yang siap memicu konflik terbuka melawan Amerika Serikat dan Israel. Akhirnya, sumber tersebut menyimpulkan bahwa jika peristiwa ini merupakan pembunuhan berencana, maka dunia akan melihat peningkatan provokasi militer dan percepatan program nuklir Iran di masa depan